KUNJUNGAN IKAPERTA UNSRI KE ALUMNI #1

 

Ir. Deden Syafaruddin, Ph. D/FP 84

 

 




Alhamdulillah setelah rangkaian kegiatan New Logo dan New Dekan pada tanggal 10 April 2021, Ikaperta Unsri melanjutkan aksi silaturahim dan halal bihalal 16 Mei 2021 dan kunjungan ke Para Alumni, sebagai rencana program dalam sosialisasi program Alumni Mengajar di FP Unsri dan penyampaian tentang rencana Musyawarah Besar Ikaperta Unsri 2021-2024.




Untuk Edisi pertama ini, kami pilih Kando Ir. Deden Syafaruddin, Ph.D sekarang jabatannya sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan atau sering disingkat Kapuslitbangbun di Jl. Tentara Pelajar No.1, RT.04/RW.11, Menteng, Kec. Bogor Bar., Kota Bogor, Jawa Barat 16111.



Kami Edward Arif – Sekjen Ikaperta Unsri dan Yuk Daifi – Bendum Ikaperta Unsri melaksanan kunjungan ini pada hari Rabu, tanggal 19 Mei 2021. Kami disambut langsung di kantor Kak Deden yang juga memiliki keahlian di bidang Plant Molecular Breeding dengan suasana kehangatan, keakraban dan bahagia sebagaimana rasa kakak adek sudah lama tidak berjumpa.



Sebagai lulusan S1 Hama dan Penyakit Tumbuhan FP Unsri, Kak Deden menyoroti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan interaksi antara akademisi dan fakultas, dimana dibutuhkan juga peran alumni untuk membesarkan almamaternya. Karena sampai sekarang menurut info kak Deden yang juga lulusan S2 dan S3 nya di University of Tsukuba Jepang (S2 diselesaikan di Plant Breeding at Life and Environment Sciences Faculty  dan S3 beliau tempuh di Biosphere Resource Science and Tecnology), belum ada perjanjian yang mengikat antara FP Unsri dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Kementerian Pertanian RI. Oleh karena itu dalam kesempatan ini kak Deden menyampaikan hal ini melalui Pengurus Ikaperta Unsri untuk sebaiknya di sampaikan kepada Dekanat FP Unsri dalam mendukung almamater ke depan menjadi peringkat terbaik secara Nasional.



Disamping menyampaikan hal-hal yang perlu ditingkatkan hubungan antara alumni dan almamater, kak deden memberikan saran perlu juga diperhatikan suasana kebatinan dan kekeluargaan sesama alumni baik yunior dan senior dengan tidak memperhatikan kasta, jabatan dan profesi masing-masing alumni, “kalau sudah jadi alumni, kita semua sama di mata Allah swt, untuk itu kita perlu berpikiran positif”, lanjut Kak Deden yang juga mempunyai kegiatan-kegiatan penelitian di beberapa tempat di tanah air.



Hal positif lain menurut kak Deden kita bisa membangun program bersama antar alumni yang memiliki potensi dan profesi yang berbeda antara satu dengan yang lainnya, bisa melalui zoom meeting atau offline dengan peserta yang dibatasi.




Pertemuan kami di tutup dengan jamuan makan siang sehat yang di masak di dapur kantor Puslitbangbun, yang sangat ramah lingkungan, di tengah-tengah taman dan kolam ikan, serasa suasana pedesaan, menurut kak Deden sejak Covid 19, kak Deden banyak makan di kantornya, untuk menghindari kontak dengan manusia dalam menjaga prosedur kesehatan.

 

 


 

Comments